← back to home

Fee, biaya-biaya yang ada di reksa dana, apa saja?



Photo by John Cobb

Tidak ada yang gratis, semua ada harganya, tak luput untuk memanage uang kita yang diatur dalam bentuk aset yang dikelola oleh manajer investasi dalam bentuk produk reksa dana yang sesuai dengan pilihan dan juga kebutuhan dari investor.

Manajer investasi (biasanya) akan berusaha untuk bisa mendapatkan imbal hasil yang dirasa maksimal untuk investornya, tetapi untuk ini manajer investasi memerlukan biaya untuk menjalankan reksa dananya.

Semua informasi mengenai fee ini diatur didalam prospectus produk reksa dana yang diterbitkan oleh manajer investasi.

  1. Management Fee
  2. Kustodian Fee

Sebenarnya masih ada fee lain, tapi untuk reksa dana konvensional yang biasa kita kenal, kita akan batasi.

Management Fee

Ini adalah biaya atau fee yang dibutuhkan oleh manajer investasi untuk menjalankan produk reksa dana tersebut, dari mulai biaya transaksi kalo dibutuhkan, pajak, promosi produk ini di media, komisi terhadap agen penjual (APERD) jika ada.

Management fee ini tercantum didalam prospectus, dan penghitungan management fee ini dalam persentase, dan diambil dari total kepemilikan unit yang dimiliki oleh investor, dan biasanya dihitung harian selama 365 hari, dan jumlah fee yang diambil dinamis, tergantung dari unit kepemilikan.

Makin kecil management fee, makin murah biaya kelola, dan seharusnya imbal hasil investor juga lebih besar, karena tidak diambil oleh manajemen fee.

Kustodian Fee

Dana yang dibayarkan oleh investor ke manajer investasi (MI) akan ditampung oleh bank kustodian, bank ini yang akan menjadi pemegang dana dan juga yang menjadi penghubung antara investor dan MI, jika terjadi transaksi, maka MI akan mengambil dana dari bank kustodian ini dengan informasi pembelian, lalu kemudian bank kustodian akan melepas dana yang sesuai dengan informasi transaksi.

Begitu juga jika terjadi penjualan unit reksa dana, dana hasil penjualan tersebut akan ditampung dulu ke bank kustodian yang kemudian akan ditransfer ke bank yang ditunjuk oleh investor, jika banknya berbeda, biasanya ada biaya transfer antar bank.

Makin kecil fee bank kustodian makin bagus.

Expense Ratio

Expense ratio ini adalah rata-rata biaya yang dikeluarkan oleh investor dalam menjalankan produk reksa dananya, dari mulai manajemen fee, bank kustodian, dan mungkin jika ada biaya-biaya lain, aplikasi APERD yang sudah mencantumkan expense ratio adalah Bibit, dari expense ratio ini kita bisa mengetahui seoptimal apa manajer investasi mengelola dana yang dipercayakan oleh investor.

Baca: Expense ratio dan pendekatan desain dari Bibit.id – seputar finansial

Biasanya makin kecil expense ratio makin efisien dan optimal kinerja produk reksa dana tersebut, meski ini bukan jaminan atas kinerja dan imbal hasil dari reksa dana tersebut.


Tags: blog, investasi, reksa dana, reksadana, reksadana saham, reksadana obligasi, reksadana, reksa dana pasar uang